Tagged With: mapala ui

Ketua Baru MAPALA UI 2012

Setelah melalui rapat yang panjang, pada pagi hari tanggal 20 Februari 2012 telah terpilih ketua baru Badan Pengurus MAPALA UI 2012 Mohammad Ismatullah, M-779-UI. Mahasiswa Kriminologi angkatan 2007 ini telah berkiprah di MAPALA UI sejak BKP 2009. Sebelumnya ia telah dipercaya sebagai PO Ekspedisi Lintas Borneo, penanggung jawab Dana Usaha di BP 2011, dan salah satu tim inti UI OSF 2012.

Selamat dan semoga BP 2012 bisa lebih sukses kedepannya!

Categories: Perjalanan | Tags: , , , , , , | Leave a comment

Tak Puas Menjajal Darat dan Laut, Kamipun Bermain di Udara

paralayang

 

Pernah membayangkan rasanya terbang ? jangan bayangkan seperti menumpang pesawat, itu sangatlah biasa. tapi bayangkan terbang layaknya seekor burung yang terhempas angin terombang-ambing di angkasa. Sensasi terasa sangat berbeda, dimana hembusan angin terasa begitu melekat di kulit wajah, melihat pemandangan sekeliling dari ketinggian layaknya mata seekor burung yang sedang mencari mangsa, sangatlah menakjubkan. Ya semua itu akan terasa dalam paralayang, saat pertama kali ketika pijakan kaki kita terangkat dari bumi lalu melayang  terbang, berada di langit biru nan luas membuat kita bersyukur karena semakin merasa dekat denganNya.

Paralayang adalah salah satu olahraga dirgantara yang tergolong memiliki usia relatif masih muda di Indonesia, berada dibawah naungan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) dan PLGI (Pordirga Layang Gantung Indonesia). Terbang dari puncak gunung/bukit berbekal parasut, harness, helm, altimeter, variometer dan perlengkapan penunjang  olahraga udara lainnya dengan bantuan angin adalah susah-susah gampang. Perilaku udara harus dapat dipahami oleh seorang paragliders (panggilan untuk pelakunya), karena paralayang termasuk olahraga yang memiliki resiko cukup tinggi sebagaimana olahraga alam bebas lainnya. Tapi jangan menjadi takut dulu untuk mencobanya, semuanya dapat diminimalisir karena untuk memperoleh lisensi terbang dan menjadi seorang pilot paralayang, sebelumnya kita harus menjalani proses-proses pelatihan yang cukup intensif  dan bekal pengetahuan dirgantara dan klimatologi yang cukup dari seorang instruktur berpengalaman. Kita akan diajari menghadapi permasalahan di udara, serta dibekali juga dengan peralatan keselamatan seperti parasut cadangan.

Menikmati terbang dengan paralayang banyak macamnya, jika kita adalah orang awam yang hanya ingin sesekali merasakan terbang, maka kita dapat terbang secara tandem didampingi oleh penerbang yang telah berpangalaman di kawasan wisata seperti kawasan Puncak Bogor, Danau Toba di Sumatera Utara, Pantai Parangtriris di Yogyakarta, kawasan Batu di Malang, atau kawasan Timbis di Bali. Tapi jika kita adalah penggemar adrenalin melalui olahraga ekstrim, maka kita dapat mencoba untuk belajar terbang solo, dengan terlebih dahulu mengikuti pelatihan atau bergabung di klub paralayang sesuai prosedur yang berlaku, untuk manjajal lokasi tersebut atau banyak lokasi lainnya di dalam dan luar negeri. Pegunungan Himalaya, dan Alpen di Eropa juga tak luput jadi sasaran menarik lokasi terbang para pilot yang sudah mahir dan memiliki jam terbang tinggi.

Mapala UI yang sudah banyak berkecimpung dalam kegiatan olahraga alam bebas selama hampir 5 dekade dalam pendakian gunung, panjat tebing, arung jeram, telusur goa, layar, dan menyelam, kali ini bersiap untuk menjajaki matra baru di udara melalui paralayang. Beberapa waktu lalu 5 orang anggotanya berkesempatan untuk mengikuti pelatihan paralayang di wilayah Puncak, Bogor. Mereka belajar terbang dibawah arahan seorang instruktur senior kerabat dekat Mapala UI yang akrab disapa Opa David, dan di dukung penuh oleh senior Mapala UI Ari Effendi (M-248-UI) yang telah terlebih dahulu aktif terbang dan sekarang menjabat ketua FASI Paramotor. Beberapa anggota aktif dan luar biasa Mapala UI yang berkecimpung di dalamnya antara lain Ade Wahyudi (M-713-UI), Marchelie Brigiita (M-698-UI), M. Ismatullah, Dian Ekawati, Fabius Bondan, dan Sudtria Ningsih.

Sebelum diperbolehkan melayang terbang, beberapa tahapan pelatihan wajib diikuti oleh setiap siswa paralayang. Diantaranya materi kelas dan melakukan ground handling yaitu belajar mengendalikan parasut di darat  untuk dapat lepas landas (take off), melayang serta melakukan manuver di udara, dan mendarat (landing) dengan baik, aman dan menyenangkan. Rasa cemas, takut, khawatir bercampur aduk ketika kami berdiri diatas bukit setinggi 250 meter untuk terbang pertama kalinya. Begitu parasut terkembang dan kaki ini terangkat, semuanya hilang berganti perasaan lepas, senang yang tiada habisnya..semakin tinggi kami terbang, semakin rendah kami di hadapanNya dan membuat kami makin bersyukur.

Tertarik mencobanya? Let’s join with us and GET AIRBORNE!! (dewe M-713-UI)

Categories: Lain-Lain, Perjalanan | Tags: , , , , | Leave a comment

Perjalanan Panjang BKP11 TNKS Gunung Masurai Jambi

 

 

Tim Perjalanan Panjang (PP) Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Indonesia (Mapala UI) berangkat ke Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi untuk melakukan ekspedisi di Gunung Masurai pada Senin 17 Januari 2012. Tim berangkat dari Kampus Universitas Indonesia dengan menggunakan bus dari Perusahaan Otobus Antar Lintas Sumatra (PO ALS) pukul 16:51.

Peserta yang terdiri dari 23 calon anggota (caang) dan 14 mentor berencana memulai pendakian dari entry point di Desa Talang Asal, Kecamatan Lembah Masurai dan melakukan trekking selama sepuluh hari menuju exit point  di Desa Rantau Kermas, Kecamatan Jangkat. Perjalanan Panjang ini merupakan tahap penilaian akhir bagi calon anggota sebelum dilantik menjadi anggota Mapala UI.

Perjalanan ini menguji caang yang telah mempelajari basic outdoor skill dan organization skill. Tidak hanya perjalanan dan pendakian belaka, Mapala UI yang menjadi pelopor organisasi mahasiswa pencinta alam di Indonesia juga mengamati potensi ekowisata di sekitar Gunung Masurai. Lokasi yang menjadi sorotan antara lain Danau Kumbang, Danau Mabuk, dan Danau Pauh. Persiapan tim dimulai satu setengah bulan yang lalu dengan bekal materi persiapan perjalanan, navigasi, medis, rescue, dan satu perjalanan simulasi. Selain itu, untuk meningkatkan daya tahan dan performa di lapangan, jogging dan bersepeda adalah olahraga pilihan.

“Kami sangat excited untuk melakukan perjalanan panjang ke Gunung Masurai, waktu sangat singkat, belum lagi persiapan kami berbenturan dengan masa-masa ujian akhir semester, namun kami telah melakukan persiapan sebaik mungkin, kami harap bisa mendaki dengan senang, dan pulang dengan selamat,” ujar Agung Rudiarto, mahasiswa Fakultas Hukum (FH) 2010 yang menjadi ketua pelaksana kegiatan ini.

Selain perjalanan pendakian dan pengamatan potensi ekowisata, Tim PP juga berencana mengadakan bakti sosial di Desa Rantau Kermas pada 2 Februari 2012. Bakti Sosial tersebut antara lain membagikan buku cerita, Al Quran, dan Sarung bagi anak-anak pesantren dan warga tidak mampu serta mengajarkan pola hidup bersih dan sehat.

Categories: BKP, Perjalanan, Pilihan | Tags: , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment