Tagged With: perjalanan panjang
Perjalanan Panjang BKP11 TNKS Gunung Masurai Jambi
Tim Perjalanan Panjang (PP) Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Indonesia (Mapala UI) berangkat ke Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi untuk melakukan ekspedisi di Gunung Masurai pada Senin 17 Januari 2012. Tim berangkat dari Kampus Universitas Indonesia dengan menggunakan bus dari Perusahaan Otobus Antar Lintas Sumatra (PO ALS) pukul 16:51.
Peserta yang terdiri dari 23 calon anggota (caang) dan 14 mentor berencana memulai pendakian dari entry point di Desa Talang Asal, Kecamatan Lembah Masurai dan melakukan trekking selama sepuluh hari menuju exit point di Desa Rantau Kermas, Kecamatan Jangkat. Perjalanan Panjang ini merupakan tahap penilaian akhir bagi calon anggota sebelum dilantik menjadi anggota Mapala UI.
Perjalanan ini menguji caang yang telah mempelajari basic outdoor skill dan organization skill. Tidak hanya perjalanan dan pendakian belaka, Mapala UI yang menjadi pelopor organisasi mahasiswa pencinta alam di Indonesia juga mengamati potensi ekowisata di sekitar Gunung Masurai. Lokasi yang menjadi sorotan antara lain Danau Kumbang, Danau Mabuk, dan Danau Pauh. Persiapan tim dimulai satu setengah bulan yang lalu dengan bekal materi persiapan perjalanan, navigasi, medis, rescue, dan satu perjalanan simulasi. Selain itu, untuk meningkatkan daya tahan dan performa di lapangan, jogging dan bersepeda adalah olahraga pilihan.
“Kami sangat excited untuk melakukan perjalanan panjang ke Gunung Masurai, waktu sangat singkat, belum lagi persiapan kami berbenturan dengan masa-masa ujian akhir semester, namun kami telah melakukan persiapan sebaik mungkin, kami harap bisa mendaki dengan senang, dan pulang dengan selamat,” ujar Agung Rudiarto, mahasiswa Fakultas Hukum (FH) 2010 yang menjadi ketua pelaksana kegiatan ini.
Selain perjalanan pendakian dan pengamatan potensi ekowisata, Tim PP juga berencana mengadakan bakti sosial di Desa Rantau Kermas pada 2 Februari 2012. Bakti Sosial tersebut antara lain membagikan buku cerita, Al Quran, dan Sarung bagi anak-anak pesantren dan warga tidak mampu serta mengajarkan pola hidup bersih dan sehat.
